Mata Air

Kisah 2 Penghuni Surga

 
Picture of Ahim Abdurahim Dr.,SE.,M.Si.,Ak.,SAS.,CA
Kisah 2 Penghuni Surga
by Ahim Abdurahim Dr.,SE.,M.Si.,Ak.,SAS.,CA - Thursday, 22 February 2007, 12:18 PM
 

Kisah 2 Penghuni Surga

Diakherat terdapat dua orang penghuni surga, yang memiliki nasib berbeda. Fulan adalah penghuni surga yang menempati surga yang paling rendah, sedangkan Karim, menempati surga yang paling tinggi. Suatu hari, Fulan ingin merasakan nikmatnya buah apel surga. Maka ia pun segera berdoa kepada Alloh SWT, memohon agar ia diberikan apel surga yang nikmatnya jauh lebih nikmat jika dibandingkan dengan apel yang ada didunia. Setelah memperoleh apel yang diminta, Fulan mencicipi apelnya, namun ia merasa heran, ternyata apel surga rasa enaknya tidak jauh berbeda dengan rasa apel didunia. Untuk menghilangkan rasa penasarannya ia bertanya kepada Tuhan, Ya Alloh, mengapa rasa apel surga ini rasa enaknya tidak jauh berbeda dengan rasa apel didunia. Bukankah rasa apel surga mestinya jauh lebih enak dibandingkan dengan rasa apel di dunia. Tuhan pun menjawab. Fulan, tahukah kamu, bahwa apa yang kamu terima saat ini adalah sesuai dengan apa yang kamu lakukan ketika didunia. Ingatkah kamu ketika didunia, kamu sholat, bekerja, belajar, dan berbuat kebaikan-kebaikan, namun kebaikan tersebut, kamu lakukan hanya sekedarnya, sholat hanya sekedarnya, bekerja seminimalnya, belajar seminimalnya, berbuat baik hanya sekedarnya, memberi pada orang lain dengan barang yang tidak disukai lagi. Maka apel yang kamu terima sekarang adalah apel dengan kualitas yana sama dengan kualitas amal shaleh yang kamu lakukan didunia. Mendengar jawaban tersebut Fulan, termenung, dan berfikir……! Andai sekiranya dulu sewaktu aku didunia aku melakukan segala kebaikan dengan cara yang terbaik bekerja dengan pekerjaan yang terbaik, tentunya apa yang aku terima sekarang di surga adalah semua dengan kualitas terbaik pula.

Ditempat surga yang lain, terdapatlah Karim, yang juga ingin merasakan nikmatnya apel surga. Iapun memohon kepada Alloh SWT, agar diberikan apel dari surga, yang menurut perkiraannya pasti akan sangat enak sekali jika dibandingkan dengan apel surga. Setelah mendapatkan apel surga, Karim pun segera pencicipinya, dan ternyata, rasanya…. Ueeenaaak sekali, jauh lebih enak dari yang ia bayangkan. Karena penasaran, iapun bertanya kepada Alloh SWT. Ya Alloh, mengapa rasa apel ini jauh lebih enak diluar yang saya bayangkan, bukankan Engkau memperlakukan hambanya sesuai persangkaan hambanya?. Tuhan menjawab, Karim, tahukah kamu bahwa apa yang kamu terima sekarang di surga ini, adalah sesuai dengan apa yang kamu laukan selama didunia. Ingatkah kamu ketika didunia, didunia, kamu sholat, bekerja, belajar, dan berbuat kebaikan-kebaikan, dan kamu kerjakan semua kebaikan tersebut dengan sungguh-sungguh dan kualitas yang terbaik, kamu sholat dengan sungguh-sungguh, bekerja dengan sungguh-sungguh, bahkan senang membatu pekerjaan saudaramu, belajar sungguh-sungguh, memberi kepada orang lain dengan barang yang yang juga kamu sukai. Maka apel yang kamu terima sekarang adalah apel dengan kualitas yang terbaik sama dengan kualitas amal shaleh yang kamu lakukan didunia bahkan lebih baik lagi, karena Aku adalah zat yang Maha Kuasa, Maha Kaya Lagi Maha Melihat. Mendengar jawaban tersebut Karim, termenung, lalu bersujud seraya memuji Alloh, SWT, Maha suci Engkau Ya Alloh, Zat yang Maha Pengasih Maha Penyayang, Maha Kuasa, Maha Kaya, dan Maha melihat apa yang dikerjakan hamba-hambanya.

Picture of 20100420091 Delvi Oktari
Re: Kisah 2 Penghuni Surga
by 20100420091 Delvi Oktari - Monday, 18 June 2012, 5:00 PM
 
subhanallah...
memang segala sesuatu tergantung dengan apa yang dilakukan, kebaikan sekecil apapun akan dibalas pula dengan kebaikan. begitu pun sebaliknya keburukan sekecil apapun akan dibalas pula dengan keburukan. Allah maha adil, tidak pernah membeda-bedakan makhluknya..
senyum
Picture of 20090420143 Dian Puspitasari
Re: Kisah 2 Penghuni Surga
by 20090420143 Dian Puspitasari - Tuesday, 17 July 2012, 4:44 PM
 
Subhanallah :)